Persyaratan Naik Pesawat Ke Bali

Persyaratan Naik Pesawat Ke Bali

Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali akan dibuka kembali untuk melayani penerbangan internasional setelah sempat ditutup beberapa waktu.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara saat ini sedang melakukan pemeriksaan dan pemeriksaan sarana dan prasarana di bandara untuk memenuhi persyaratan pembukaan kembali penerbangan internasional.

“Rencananya Bandara Bali I Gusti Ngurah Rai akan kembali melayani penerbangan internasional, dengan inspektur di masing-masing direktorat dan kantor Otoritas Bandara Regional 4 Bali memantau pemeriksaan dan memeriksa kesiapan fasilitas di bandara, baik fasilitas maupun infrastruktur,” kata Dirjen Perhubungan Udara Novi Ryanto dalam keterangannya. Kamis (7/10/2021), sehingga selama penerbangan, bandara internasional dibuka.

Novi menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan sementara dari hasil pemeriksaan inspektur di lapangan.

Fasilitas pelayanan yang sudah tersedia di Terminal Kedatangan Internasional adalah pos pemeriksaan penumpang dengan suhu lebih dari 38°C, tempat pemeriksaan dokumen kesehatan, 20 bilik pengambilan sampel tes PCR, pos pemeriksaan imigrasi, sistem penanganan bagasi, pengontrol suhu ruangan, FIDS , Merupakan tempat pemeriksaan pabean dan ruang tunggu sebagai ruang tunggu hasil survei PCR, serta tempat duduk yang telah diberi jarak sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :   Inggris Jadi Negara Dunia Ketiga, Ditolak Banyak Negara Eropa

“Secara umum kesiapan fasilitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk menerima kedatangan penumpang internasional termasuk kesiapan fasilitas pelaksanaan tes PCR/TCM sudah lengkap dan siap, namun kesiapan hotel karantina , kesiapan petugas karantina dan pengawas fasilitas tetap dalam persiapan bersama Kementerian Koordinator. Marvest, Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Bali dan Otoritas Bandara Regional ke-4.”

Sedangkan persyaratan penerbangan domestik, termasuk Bali, antara lain sejalan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 49 Tahun 2021 tentang Perubahan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2021.

Tunjukkan kartu vaksin (setidaknya dosis pertama)
Menampilkan hasil PCR yang diambil sampelnya dalam waktu 2 x 24 jam
Untuk menuju kota-kota di luar pulau Jawa dan pulau Bali level 3 dan 4 dengan menunjukkan kartu vaksin dosis penuh dan hasil tes PCR yang valid 2 x 24 jam
untuk Level 1 dan 2 dengan menunjukkan hasil tes PCR 2 x 24 jam yang valid atau hasil tes antigen 1 x 24 jam yang valid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *